ORGAMAX 4 Lt | Pupuk Unggulan Organik Unggulan Petani

 
 
(Pupuk Organik Unggulan)
 
Pupuk Orgamax (Pupuk Organik Multiguna)
mengandung senyawa organik dan humic acid. Sehingga sangat diperlukan
untuk pemupukan pada sayuran/horticultura, tanaman pangan,
buah-buahan,perkebunan, dan tanaman hias serta pada budidaya pertanian
lainnya.

Kandungan Pada Pupuk Orgamax:
Pupuk Orgamax mengandung senyawa organik humic acid. ORGAMAX berperan
sebagai chelating agent, mengikat kation yang akan dilepas saat tanaman
memerlukan, juga berperan sebagai precursor untuk pertumbuhan akar,
tunas, batang, jumlah daun dan bunga.
Senyawa yang terkandung dalam ORGAMAX dapat meningkatkan aktifitas
mikroorganisme tanah yang menguntungkan dan memperbaiki kelembaban
tanah. Hal ini merupakan keuntungan ganda yang diperoleh dari aplikasi
ORGAMAX, sehingga memacu perbaikan kualitas tanaman dan hasil panen
yang lebih optimal.

Orgamax ini merupakan Pupuk Organik berbentuk cair yang mudah
dilarutkan dalam air. Hasil dari Bioteknologi zat-zat organik. Berguna
untuk meningkatkan pertumbuhan Vegetatif dan Generatif tanaman,
sehingga hasil panen dapat berlipat ganda.

Komposisi Pupuk ORGAMAX (Pupuk Organik Multiguna)
Diperkaya dengan Unsur Makro: Nitrogen (N), Phosphate (P) & Kalium
(K) serta dilengkapi dengan trace elements (ppm): Fe 98.43, B <1.0,
Mo 17.93, Mn 5.68, Co <1 Zn 3.45, Cu 0,70 dan Co <1.
Kandungan bakteri patogen Excherichia colli dan Salmonella sp: Negative.
 
Cara Aplikasi / Cara Pemakaian: 
Kocok dahulu kemasan dengan sempurna!
Larutkan pupuk organic cair “ORGAMAX” dengan air, dengan konsentrasi sebagai berikut:

1. Tanaman sayuran (bawang, lombok, dll): 2-3 ml/ liter air (Aplikasi mulai 15 HST, ulangi dengan interval 2-10 hari.
2. Tanaman pangan (padi, jagung, dll): 3-4 ml/ lliter air. (Aplikasi mulai 20 HST, ulangi dengan interfal 7-15 hari.
3. Tanaman buah-buahan (apel, jeruk, dll) 2-3 ml/ liter air. (Aplikasi 7-15 hari sekali sampai menjelang panen.
4. Tanaman perkebunan (kopi, coklat, dll) 4-6 ml/ liter air. (Aplikasi Semprotkan secara merata dengan interval 7-15 hari.
5. Tanaman hias (anggrek, bunga potong, dll): 1-2 ml/ liter air.


Apabila
ada indikasi bahwa tanaman sedang terkena serangan penyakit, gunakan
dengan konsentrasi yang lebih besar. Aplikasi sampai tanaman sehat
kembali.
Untuk penyiraman melalui tanah, gunakan konsentrasi tiga kali lebih pekat.

HST = Hari Setelah Tanam

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *