Inovasi dan Sensasi dalam Marketing

Inovasi dan Sensasi
Seringkali kita menghadapi kondisi pasar yang crowded. Terlalu banyak jumlah produsen, terlalu banyak penjual, padahal market yang diperebutkan sama. Hal ini sering terjadi karena kebanyakan kita cuma latah dalam berbisnis. Ketika suatu produk muncul dan menarik perhatian market, kita pun jadi pengekor dan parahnya tidak meniru total tanpa melakukan modifikasi.

Inovasi mesti dilakukan agar produk kita bisa mencuri perhatian market. Bisa menciptakan produk yang benar-benar baru ataupun hanya melakukan sedikit perubahan. BIsa juga menggunakan kemasan yang lebih menarik. Intinya produk kita menjadi beda dengan produk sejenis. Paling mudah kita bermain di kemasan, tentunya design menjadi hal sangat penting. Setelah itu bertahap menemukan produk baru yang belum ada di pasaran.

Sensasi dalam melakukan pemasaran produk merupakan teknik terbaik dalam memikat market. Produk yang bagus jika dipasarkan dengan cara yang biasa-biasa aja, bisa jadi akan sulit dikenali. Perlu sensasi agar market cepat melirik kehadiran produk kita. Targetnya menciptakan ‘gosip’ agar banyak orang jadi penasaran pada produk kita.

Market memang harus selalu diuji. Inovasi dan sensasi yang dilakukan harus terus diukur. Kalau market belum menunjukkan respon positif, perlu dievaluasi dan segera ciptakan strategi pemasaran yang lebih memikat.

Menembus Pasar Modern
Saat ini pasar modern telah muncul dan tersebar sampai ke kota kecil. Umumnya dikategorikan menjadi hypermarket, supermarket dan mini market. Ada yang memiliki jaringan nasional seperti Carrefour, Hypermart, Giant, Hero, Lion Superindo, Indomaret dan Alfamart. Ada pula yang menggunakan nama lokal.

Petani mempunyai kesempatan sangat besar memasarkan semua produknya di modern market. Sudah saatnya petani tidak tergantung pada permainan para tengkulak yang sering merugikan. Menembus pasar modern sendiri bisa memberikan nilai tambah lebih bagi para petani. Selain bisa mempunyai akses lebih dekat dengan konsumen, bisa mengerti kebutuhan pasar, tentunya akan meningkatkan pendapatan petani itu sendiri.

Tahapan menembus pasar modern sebenarnya tidaklah sulit bahkan dibilang sangat sederhana. Malah saati ini hampir semua modern market lebih memilih punya akses langsung ke petani daripada melalui suplier yang sifatnya cuma sebagai perantara. Tentu ini menjadi peluang yang sangat bagus buat petani.

Tahapan yang perlu dilakukan adalah:
1. Kontak dengan Buyer
Modern market mempunyai staf khusus yang bertugas mencari suplier bagi kebutuhan mereka. Tugas mereka adalah sebagai pintu pertama bagi semua suplier, mulai dari pendaftaran, seleksi produk, penetapan harga beli, merancang promosi dll. Siapa buyer bisa ditanyakan langsung di tiap outlet atau langsung mendatangi kantor pusat masing-masing modern market. Perlu diketahui, buyer tiap kategori produk biasanya berbeda. Kategori buat produk petani disebut buyer fresh produce.

2. Siapkan Sample dan Price List
Umumnya buyer akan menanyakan dua hal ini, sample dan price list. Jadi siapkan produk terbaik yang kita miliki dan harga jual yang kita inginkan. Produk hendaknya dipilih dari rata-rata bukan hanya produk terbaik. Harga pun mestinya harus wajar. Kecuali buat produk-produk khusus seperti organik, hidroponik, eksotik dll. Modern market mempunyai konsep berbeda. Ada yang khusus memilih segmen pasar menengah ke atas, ada juga menengah ke bawah. Ini bisa diketahui saat petani melakukan kontak dengan buyer.

3. Kualitas dan Kontinuitas
Petani memang akan dituntut menyiapkan produk-produk berkualitas. Selain itu faktor kontinuitas juga menjadi faktor penting. Tapi modern market juga menyadari jika produk petani sangat tergantung musim. Jadi nilai tambah lebih jika petani bisa menyediakan produk pada saat off season, tentunya akan diperoleh profit margin lebih dan akan menjadi kan petani punya posisi tawar lebih kuat dibanding suplier lainnya.

4. Komunikasi
Petani hendaknya selalu menjaga komunikasi dengan pihak modern market, baik melalui buyer, supervisor, manager bahkan store manager. Selain itu juga harus mengenal baik staf modern market mulai di bagian receiving, admin dan keuangan. Jika petani bisa menjaga komunikasi tentunya akan membantu memudahkan semua urusan yang terkesan ribet.

Ayo majukan petani dan pertanian Indonesia!

1 Comments

  1. Acer Liquid says:

    Terimakasih atas informasi dan petunjukknya, saya akan coba menggunakan cara ini nandi.

0 Trackbacks

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *